google-site-verification: google24eb8f207a1da9d8.html

Thursday, February 27, 2014

MENGENAL COMPRESSOR PADA SOUND SYSTEM

 Compressor itu adalah alat (entah itu analog maupun digital) yang berhubungan dengan gain base, satuan yang dipakai biasanya adalah dB. Alat ini digunakan untuk menstabilkan dinamika signal dari sebuah instrument.

Penjelasan lebih mudahnya adalah ketika disaat seorang pemain drum memukul sebuah snare sangat dipastikan kekuatan pukulannya tidak sama, kadang sangat kuat, kadang pelan. Atau ketika seorang pemain bass yang sedang memetik / membetot bass nya, power nya akan naik turun. Nah dengan compressor inilah kita dapat mengkontrol dinamika agar terdengar lebih stabil dan tidak terlalu lebar ekspresinya.


Masih bingung? Contoh lainnya adalah ketika sedang bernyanyi, biasanya ketika bernyanyi, sang penyanyi akan mengatur dinamika sedemikian rupa agar terdengar klimaks di beberapa bagian (contoh reff). Namun tidak sepenuhnya dinamika penyanyi tersebut akan enak terdengar atau bahkan akan terlalu lebar ekspresi. Contohnya ketika penyanyi berbisik saat intro, dan saat reff ia bernyanyi sangat kencang pada reff, maka pada saat kita balancing part intro pada track vocal sudah pasti tidak akan terdengar. Atau apabila part intro terdengar jelas, sudah pasti saat reff vocal akan terasa terlalu besar volumenya.

Pada dasarnya, compressor itu terdiri dari beberapa bagian.
Attack
Release
Ratio
Threshold
Output
Attenuation

Oke kita perjelas masing-masing bagian

ATTACK
Waktu yang dibutuhkan untuk mengaktifkan compressor nya. Satuan yang biasa digunakan adalah ms (mili second). Namun bisa juga menggunakan satuan second. Apabila kita mensetting attack pada 0ms berarti pada setting ini tidak akan ada attact sama sekali, dan sinyal yang diterima akan langsung di compress oleh compressor. Compressor yang disetting attack time nya pada 0ms akan membuat sound terasa tumpul, karena tidak akan ada attack sama sekali, apabila ingin attack lebih banyak, maka perlambatlah attack time.


RELEASE
Release adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengkompress sebelum melepaskan efek compressor untuk kemudian mengkompress kembali. Satuan yang dipakai release adalah ms (mili second) atau sec (second). Seandainya release time di setting terlalu singkat, maka sinyal belum dikompress dengan baik, eh sudah dilepas kembali. Akhirnya nanti sound nya seperti pumping (terpompa). Seandainya release time lambat, sinyal akan terkompress kembali padahal belum dilepas, jadi pada saat setting release kita harus hati-hati mengkombinasikan antara attact dan release time.

RATIO
Perbandingan sinyal in dan out (sinyal masuk dan keluar). Ratio dimulai dari 1:1 sampai unlimited. 1:1 berarti apabila sinyal yang masuk 2dB maka yang keluar tetap 2dB. 2:1 apabila sinyal yang masuk 2dB maka yang keluar adalah 1dB (karna perbandingan atau ratio nya 2:1.

Nah semakin tinggi perbadingan atau ratio maka fungsi compressor akan berubah menjadi limiter.

THRESHOLD
Level dimana compressor mulai berkerja atau aktif. Lever dimulai dari angka 0dB hingga dengan unlimited. Kalai seandainya kita mensetting threshold diangka 0 artinya si compressor akan aktif atau belertja disaat sinyal menyentuh angka 0dB. Namun apabila sinyal tidak menyentuh angka 0 berartis si compressor belum bekerja. Level threshold tergantung pada sinyal. Semakin kecil sinyal maka threshold nya pun diset makin besar.

OUTPUT
Output ini dapat dikatan gain, terkadang kita sudah menaikan fader hingga maksimum tetapi sound terasa kurang kencang. Kita dapat menggunakan output dari compressor untuk menaikan level volume.

ATTENUATION
Biasanya dinamakan juga Gain Reduction. Digunakan untuk melihat berapa dB sinyal yang sudah terkompress setiap kali menyentuh threshold. Semakin tinggi dB nya berarti semakin banyak sinyal yang terkompress.

Lalu sebenarnya bagaimana cara setting Attack-Ratio-Release-Treshold ?
Tidak ada aturan dan paten yang menjelaskan. Gunakan feeling dan kuping kita sebaik-baiknya.

Fast tempo = Fast attack - Fast release
Medium tempo = Medium attack - Medium release
Slow tempo = Slow attack - Slow release

Tapi tips diatas tidak selamanya berfungsi oleh semua lagu, seperti yang saya katakan diatas, tetap gunakan feeling dan telinga anda. Setting Ratio boleh dimulai 2:1 dan didengar terlebih dahulu, sound nya sudah bagus atau belum, kalau masih kurang tambahkan sedikit demi sedikit.
Baca juga INSTALASI DASAR SOUND SYSTEM